WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalimantan Selatan menggelar Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin), terhadap personel Polres Tabalong, Selasa (20/10/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di halaman apel Polres Tabalong tersebut, didampingi langsung Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana.

Pemeriksaan menyasar seluruh personel sebagai bagian dari pengawasan internal, untuk memastikan anggota Polri mematuhi aturan dan menjaga profesionalisme dalam bertugas.

Gaktibplin Polda Kalsel dipimpin Kompol Suprihatin dan AKP Erikson. Pemeriksaan meliputi sikap tampang, kerapian seragam dan atribut, serta kelengkapan administrasi personel.

Petugas juga melakukan pemeriksaan khusus terhadap polisi wanita (Polwan), kendaraan dinas, senjata api beserta kelengkapannya, tes urine untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba, serta pemeriksaan telepon genggam guna memastikan tidak ditemukan aplikasi judi online.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh personel yang menjalani tes urine dinyatakan negatif. 

Baca Juga: Pemkab Tabalong Gandeng Dunia Usaha, Siapkan Operasional Penerbangan Warukin-Jakarta

Baca Juga: Peringati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Tabalong Bersihkan Mushola

Pemeriksaan kebersihan dan kelengkapan administrasi senjata api juga tidak menemukan pelanggaran.

Selain itu, petugas tidak menemukan aplikasi judi online pada telepon genggam personel yang diperiksa.

Meski demikian, masih ditemukan beberapa anggota yang kurang rapi dalam penampilan, baik dari aspek sikap tampang maupun penggunaan seragam dinas atau gampol.

Personel yang ditemukan belum memenuhi ketentuan tersebut, diberikan arahan dan penekanan agar segera memperbaiki penampilan, serta mematuhi aturan yang berlaku.

Kapolres Tabalong melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, mengatakan Gaktibplin merupakan bagian penting dari pembinaan dan pengawasan internal, untuk menjaga disiplin, integritas, serta profesionalisme anggota Polri.

“Gaktibplin ini bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai sarana evaluasi dan pembinaan, agar setiap personel semakin tertib, disiplin, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh anggota harus mematuhi aturan, menjaga sikap tampang, melengkapi administrasi, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran, termasuk penyalahgunaan narkoba.