Lupa Matikan Kompor Saat Masak, Dua Rumah di Desa Panggung Terbakar
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Insiden kebakaran menghanguskan dua unit rumah warga di Jalan Pendidikan, tepat di depan Puskesmas Panggung, Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Selasa (20/10/2026) siang.
Berdasarkan data resmi dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut, dua bangunan rumah yang terdampak adalah milik Mesiem (orang tua dari Kepala Desa Panggung) dan Bambang Suprianto (Kepala Desa Panggung).
Dalam laporan Satpol PP dan Damkar Tala, rumah berukuran 36 meter persegi milik Mesiem mengalami kerusakan paling parah, hingga mencapai sekitar 96 persen.
Sementara rumah berukuran 45 meter persegi milik Bambang Suprianto mengalami kerusakan sekitar 35 persen.
Penyebab kebakaran dipicu oleh kompor yang lupa dimatikan, saat aktivitas memasak di dapur.
Kepala Desa Panggung, Bambang Suprianto, menceritakan bahwa peristiwa tersebut berlangsung sangat cepat.
"Kejadiannya sangat cepat. Saat itu sedang masak-masak, salah satunya merebus sirup. Namun, karena lupa mematikan kompor, api menyambar hingga memicu kebakaran. Mobil berhasil kami keluarkan dan selamatkan dari teras rumah. Istri saya sempat pingsan sebentar, tetapi alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Selain beberapa dokumen dan satu unit sepeda motor yang hangus terbakar, untuk sementara istri dan anak saya menginap di rumah keluarga terdekat," ungkap Bambang.
Baca Juga: Hapus Kesan Menakutkan pada Anak, Kepolisian Panyipatan Edukasi Siswa di Tiga Sekolah Tanah Laut
Baca Juga: Polres Tanah Laut Amankan Terduga Pelaku Penyalahgunaan BBM Pertalite Ratusan Liter di Pelaihari
Berdasarkan catatan tim pemadam kebakaran, laporan warga pertama kali diterima pada pukul 11.00 Wita.
Petugas yang dikerahkan ke lokasi melakukan penanganan dan pemadaman mulai pukul 11.10 Wita hingga 11.25 Wita, hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Menurut data estimasi dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun total kerugian material diperkirakan mencapai Rp87 juta untuk kedua rumah tersebut.
Selain bangunan, kobaran api juga menghanguskan satu unit sepeda motor, uang serta sejumlah dokumen penting. (Wartabanjar.com)