Pemkab Tabalong Gandeng Dunia Usaha, Siapkan Operasional Penerbangan Warukin-Jakarta
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mematangkan dukungan dunia usaha untuk mengoperasikan kembali Bandara Warukin, melalui skema block seat, atau komitmen pemesanan sejumlah kursi pesawat.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan operasional pesawat ATR 72 milik Fly Jaya pada rute Bandara Warukin, Tabalong, menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dapat berjalan lancar.
Bupati Tabalong HM Noor Rifani mengatakan, dunia usaha di Kabupaten Tabalong siap mendukung pengoperasian kembali bandara tersebut, salah satunya dengan memastikan keterisian kursi pesawat melalui skema block seat.
“Adaro Group siap mendukung dengan sistem block seat. Nanti tentu akan ke perusahaan lainnya,” ujar H Fani, sapaan akrabnya.
Selain menggandeng perusahaan di Tabalong, Pemkab juga berencana berkoordinasi dengan sejumlah kepala daerah di wilayah sekitar, untuk memenuhi kebutuhan penumpang.
Daerah yang akan diajak berkoordinasi meliputi Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Hulu Sungai Selatan (HSS), dan Balangan, serta Kabupatennya Barito Timur Kalimantan Tengah.
Baca Juga: Perkuat Kemitraan Pentahelix, Kalak BPBD Tabalong Sambangi PWI
Baca Juga: Polres Tabalong Edukasi Pelajar SMAN 1 Tanjung Soal Bahaya Judi Online dan Penipuan Digital
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Tabalong, Tumbur Manalu, mengatakan penerbangan dari Bandara Warukin menuju Bandara Halim Perdanakusuma, direncanakan mulai beroperasi pada 2026 dengan frekuensi satu kali dalam sepekan.
Pesawat ATR 72 yang akan melayani rute tersebut, memiliki kapasitas sekitar 60 kursi penumpang.
Menurut Tumbur, berdasarkan hasil pertemuan yang telah dilakukan, PT Adaro Indonesia menyatakan kesiapan untuk mengisi sekitar 30 kursi penumpang setiap pekan.
“Ini belum perusahaan lainnya, perbankan juga kabupaten tetangga seperti HSS, HST, HSU, Balangan, serta dari provinsi tetangga, yakni Kabupaten Barito Timur, dan dari Pemkab Tabalong sendiri,” tuturnya.
Dengan adanya komitmen dari berbagai pihak tersebut, Pemkab Tabalong berharap kebutuhan penumpang dapat terpenuhi, sehingga operasional penerbangan dari Bandara Warukin bisa berlangsung secara berkelanjutan.