WARTABANJAR.COM, TANGERANG - Polda Metro Jaya membenarkan terjadinya peristiwa polisi menembak polisi di Markas Komando Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Mako Ditpoludara) Korpolairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan.

Akibat terkena tembakan itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan Bharatu LVVL meninggal.

Sementara tersangka berinisial Bharada AR, telah ditahan di Ditreskrim Polda Metro Jaya.

Sementara pengacara keluarga korban, Petrus Balapattyona melalui keterangan tertulisnya kepada pers, mengungkapkan tersangka adalah junior korban.

Tersangka tidak hanya beberapa menembak tetapi juga diduga melukai kepala dan leher korban menggunakan sejata tajam (tajam) pada kejadian pada Jumat (16/10/2026).

"Kami berharap kasus ini dibuka seterang-terangnya, siapa pelakunya dan apa motivasinya. Ini kasus pembunuhan berencana, dan kemungkinan tidak dilakukan satu orang," kata Petrus, Minggu (18/10/2026).

Baca Juga: KPK Angkut 14 Orang dan Sita Uang Rp1,4 Miliar serta Emas Batangan dalam OTT BNPB

Baca Juga: Ini Alasan Pemerintah Belum Tetapkan Karhutla Kalimantan sebagai Bencana Nasional

Ia mengatakan berdasar laporan awal Kasipropam Korpolairud, tersangka mengaku empat kali menembak korban.

Petrus menegaskan kondisi luka parah yang dialami korban dan penggunaan sejumlah senjata perlu menjadi perhatian penyidik.

Apalagi, tersangka dikabarkan mengaku membawa senjata tajam dari rumah

Ia menduga kemungkinan adanya perencanaan dan keterlibatan pelaku lain dalam kejadian tersebut.

Menurut Petrus, korban dan tersangka sama-sama bertugas di bagian Pamperslog Ditpoludara. 

Adapun motifnya diduga adanya persoalan pribadi. 

Untuk mengungkap penyebab kejadian sadis itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan penyidik masih memeriksa tersangka.

Ia menegaskan penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif, dan akuntabel.

Sementara jenazah korban sudah dibawa ke kampung halamannya di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kami menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya anggota Ditpoludara Bharatu LVVL dalam peristiwa penembakan tersebut,” katanya.  (wartabanjar.com/berbagai sumber)