WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah anak melalui internalisasi Program Kabupaten Layak Anak (KLA).

Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel pada Kamis (15/10/2026). 

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung terwujudnya Provinsi Kalimantan Selatan Layak Anak.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel, Ir. Ryan Tirta Nugraha, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pemenuhan hak dan perlindungan anak perlu menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan infrastruktur.

Baca juga: Dinas PUPR Kalsel Kebut Proyek Pembangunan Jalan Lintas Tengah, Melintas dari Kabupaten Banjar Hingga Tapin

Baca juga: Kekeringan Ancam 102 Hektare Sawah di Kalsel, Penanganan Diprioritaskan di 15 Titik

Pembahasan dalam audiensi tersebut mencakup penyelarasan indikator Kabupaten Layak Anak dengan perencanaan teknis pembangunan, penataan ruang, serta penyediaan ruang publik yang inklusif.

Melalui langkah ini, pembangunan sarana dan prasarana di kawasan permukiman maupun fasilitas publik diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan aksesibilitas bagi anak.

Dinas PUPR Kalsel berkomitmen mendorong penerapan prinsip ramah anak dalam pembangunan fisik secara berkelanjutan. Hal ini penting agar lingkungan yang digunakan anak untuk beraktivitas dapat mendukung tumbuh kembang mereka secara aman dan nyaman.

Penguatan koordinasi lintas sektor juga menjadi bagian penting dalam memastikan indikator pemenuhan hak anak dapat terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Dengan sinergi tersebut, pembangunan infrastruktur di Kalimantan Selatan diharapkan semakin inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya Kalimantan Selatan sebagai provinsi layak anak.(Wartabanjar.com)