WARTABANJAR.COM - Menghadapi laga melawan Ipswich Town Stadion Etihad, Sabtu (17/20/2026), Manajer Manchester City, Enzo Maresca, berharap tribune penonton akan dipenuhi balon pisang tiup .

Aksi tersebut menjadi simbol dukungan suporter kepada The Citizens, di tengah tekanan akibat kasus pelanggaran finansial yang menjerat klub.

Maresca menilai situasi yang sedang dihadapi Manchester City, justru membuat hubungan antara klub, pemain, dan pendukung semakin erat. 

Ia ingin melihat lebih banyak suporter membawa balon pisang tiup ke stadion, tradisi yang pernah populer di kalangan fans City pada era 1980-an dan 1990-an.

Kala itu, suporter membawa pisang tiup ke pertandingan untuk menciptakan suasana lebih ceria, terutama ketika tim sedang mengalami masa sulit di lapangan.

"Sangat menyenangkan. Saya tidak mengetahui sejarah di balik pisang tersebut, tetapi saya berharap besok bisa melihat banyak pisang di stadion," ujar Maresca, seperti dikutip ESPN, Jumat (16/10/2026). 

"Menurut saya, hal itu menciptakan suasana yang menyenangkan bagi para suporter dan semua orang yang berada di stadion," imbuhnya.

Aksi membawa balon pisang tiup tersebut kembali mencuri perhatian, setelah suporter Manchester City membawa benda itu ketika tim kesayangan mereka bertandang ke markas Liverpool di Anfield.

Momen itu menjadi salah satu bentuk loyalitas pendukung di tengah sorotan besar terhadap klub. 

Sebelumnya, komisi independen menyatakan Manchester City melakukan lebih dari 100 pelanggaran terhadap regulasi Liga Inggris, setelah penyelidikan terkait urusan keuangan klub.

Manchester City tetap membantah melakukan pelanggaran, dan telah mengajukan banding atas putusan tersebut.

Maresca menilai tekanan dari luar justru membuat Manchester City semakin bersatu. Ia juga menyinggung pernyataan bek Ruben Dias, yang menegaskan bahwa banyak pihak tidak senang melihat The Citizens meraih kemenangan.

"Saya pikir Ruben mengatakan orang-orang tidak suka Manchester City menang, tetapi kami suka menang. Menurut saya, itu pesan yang bagus untuk semua orang," kata Maresca.