Cetak 60 Lansia Smart dan Mandiri, Pemkab Banjar Luluskan Peserta Sekolah Lansia dari Empat Kecamatan
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Usia senja tak menghalangi semangat puluhan warga di Kabupaten Banjar untuk terus belajar dan berdaya.
Sebanyak 60 peserta lanjut usia (lansia) secara resmi dinyatakan lulus dan mengikuti prosesi Wisuda Sekolah Lansia Standar 1 (S1) di Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar ini turut mendapat apresiasi serta dukungan penuh dari jajaran Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan.
Baca juga: Hindari Keterlambatan APBD 2026, Pemkab Banjar Gembleng Perencana SKPD
Baca juga: Musim Hujan Kalsel Diprediksi Mulai November, Diawali di Banua Enam
Sekretaris Dinsos P3AP2KB Banjar Widya Wiri Utami menjelaskan puluhan wisudawan tersebut berasal dari empat wilayah, yakni Kecamatan Martapura, Martapura Timur, Martapura Barat, serta perwakilan dari Kecamatan Karang Intan.
Dengan kelulusan angkatan ini, total sudah ada 14 Sekolah Lansia yang aktif beroperasi dan terintegrasi dalam pendataan resmi Pemkab Banjar.
“Ada 10 sekolah lansia yang dibentuk dari kelompok Aisyiyah serta 4 sekolah dari binaan Dinsos P3AP2KB, yang semuanya terintegrasi dalam pendataan resmi kabupaten,” ungkap Widya.
Sementara itu, Kabid KB Dinsos P3AP2KB Banjar, Hj Salinah mengungkapkan Sekolah Lansia ini dirancang khusus untuk mewujudkan lansia yang Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif dan Bermartabat (Smart).
Selama kurun waktu tiga bulan masa pembelajaran (April, Juni, dan Agustus), para lansia tidak hanya dibekali pemahaman kesehatan dan gizi serta kegiatan keagamaan, tetapi juga dilatih keterampilan praktis.
“Para peserta diajak membuat kerajinan tangan dari anyaman rotan, senam bersama, hingga kegiatan rekreasi di Kebun Raya Banua,” jelas Salinah.
Melihat antusiasme peserta yang tinggi, Pemkab Banjar berencana memperluas jangkauan program dan meningkatkan jenjang pendidikan ke tingkat Sekolah Lansia Standar 2 (S2).
“Semoga para lansia ini menjadi lansia yang SMART sehingga tidak menjadi beban bagi keluarganya, serta tetap beraktivitas ringan dan bahagia di rumah,” harapnya. (wartabanjar.com/*)