Tiga Kabupaten Masih Tanggap Darurat Karhutla, Pemprov Kalsel Terus Berupaya Turunkan Hujan
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Tiga dari 13 kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Selatan yakni Banjar, Barito Kuala dan Tapin masih berstatus tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Sementara Kalsel berstatus siaga darurat hingga 31 Oktober 2026 dan akan menyesuaikan keadaan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel Ronny Eka Saputra mengatakan apakah Kalsel akan berstatus tanggap darurat atau tetap siaga darurat, hal itu menyesuaikan hasil kajian di lapangan.
”Kita lihat situasinya. Sementara dan kemungkinan besar akan diperpanjang status siaga tersebut,” ujarnya, Kamis (15/10/2026).
Baca juga: Hujan Guyur Barabai HST Setelah Sepekan Kabut Asap, Warga Berharap Udara Kembali Bersih
Baca juga: Dua Hari Setelah OTT KPK, Kepala BNPB Letjen Suharyanto Diganti Letjen Kristomei Sianturi
Untuk mempercepat penanganan karhutla, Ronny mengungkapkan pemprov telah melakukan berbagai upaya seperti Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
”Dari tanggal 10 Oktober 2026 sampai Jumat (16/10/2026) OMC sudah sampai tahap empat. Kami berupaya mendatangkan hujan di Kalsel,” ucapnya.
Meski demikian, Ronny menyatakan hujan yang diharapkan di kawasan ring satu Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, belum juga datang.
”Memang sampai dengan hari ini hujan masih turunnya di wilayah utara, di wilayah Tabalong, Balangan, dan sebagian Amuntai,” jelasnya.
Namun Ronny menegaskan, Pemprov Kalsel akan terus mencoba menurunkan hujan melalui OMC untuk penanganan karhutla.
”Artinya apabila terus ada potensi OMC, kita terus upayakan,” tambahnya. (wartabanjar.com)