WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Penanganan titik rawan kendaraan terbalik di Jalan Trikora, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, mulai dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan.

Pekerjaan tersebut merupakan tindak lanjut dari evaluasi lapangan yang dilakukan PUPR Kalsel bersama Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari, pada Kamis (01/10/2026), menyusul berulangnya kejadian kendaraan terbalik di kawasan tersebut.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Robby Cahyadi, mengatakan pekerjaan tambahan dilakukan untuk memperkuat pengamanan konstruksi drainase di sejumlah titik yang dinilai rawan.

“Ya, kita melaksanakan pekerjaan tambahan untuk pengamanan konstruksi drainase, keberfungsian dan keamanan pengguna jalan, khususnya titik-titik rawan atau krusial di jalur Trikora,” ujar Robby, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya, pekerjaan ini tidak hanya ditujukan untuk mengamankan konstruksi drainase, tetapi juga memastikan saluran tetap berfungsi, serta mendukung keselamatan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

Penanganan difokuskan pada titik-titik yang memerlukan perhatian khusus, terutama di sepanjang Jalan Trikora, yang sebelumnya dilaporkan kerap menjadi lokasi kendaraan terbalik setelah roda masuk ke saluran drainase.

Baca Juga: Bendungan Riam Kiwa Belum Bisa Dibangun, PUPR Kalsel Tunggu Kepastian Pinjaman dari China

Baca Juga: Keluhan Warga Direspons, PUPR Kalsel Segera Perbaiki Jalan Ambles di Sungai Rangas Kabupaten Banjar

Robby menjelaskan, pekerjaan tambahan tersebut dilaksanakan menggunakan dana pemeliharaan rutin jalan, pada Bidang Bina Marga Tahun Anggaran 2026.

“Pekerjaan ini dilaksanakan dengan dana pemeliharaan rutin jalan Bidang Bina Marga TA 2026,” jelasnya.

Sebelumnya, kondisi drainase di Jalan Trikora menjadi sorotan setelah sejumlah kendaraan, khususnya yang bermuatan berat, mengalami kecelakaan hingga terbalik di sekitar saluran tersebut.

Dalam peninjauan awal Oktober 2026 lalu, PUPR Kalsel menyatakan akan mengevaluasi konstruksi drainase pada titik-titik tertentu, dan melakukan penguatan apabila diperlukan.

Dengan dimulainya pekerjaan tambahan ini, pengamanan pada titik-titik rawan diharapkan dapat mendukung fungsi drainase, sekaligus meminimalkan potensi kecelakaan kendaraan di kawasan tersebut. (Wartabanjar.com/*)