WARTABANJAR.COM, PARINGIN - Kabar gembira bagi para santri, pelajar, dan generasi muda penghafal Al-Qur’an di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah kembali membuka dan mengawal ketat pelaksanaan seleksi penerima Beasiswa Tahfidz Tahun 2026, yang resmi digelar pada Rabu (14/10/2026).

Bagi masyarakat Balangan yang bercita-cita mendapatkan dukungan dana pendidikan sekaligus mengembangkan potensi hafalan Al-Qur’annya, program ini merupakan kesempatan emas yang sayang untuk dilewatkan.

Pemerintah Kabupaten Balangan berkomitmen agar bantuan pendidikan ini benar-benar jatuh ke tangan yang tepat. 

Melalui proses seleksi yang transparan, para calon penerima akan dinilai secara objektif berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia Kesra.

Langkah ini diambil agar setiap santri atau pelajar yang memenuhi kriteria memiliki peluang yang adil untuk mendapatkan fasilitas dan apresiasi atas kerja keras mereka dalam menjaga hafalan kitab suci.

Baca Juga Giliran UMB Handil Bakti Batola Dikepung Karhutla, Asap Tebal Selimuti Kampus

Baca Juga Zona Merah Karhutla, 351.055 hektare Lahan Terbakar di Kecamatan Lampihong dan Batumandi Balangan

Wakil Bupati Balangan, H. Akhmad Fauzi, memberikan dukungan penuh terhadap program ini sebagai bagian dari visi pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang seimbang di Bumi Sanggam, mencakup kecerdasan intelektual sekaligus spiritual.

Bagi para peserta seleksi, pemerintah berpesan agar momentum ini tidak hanya dipandang sekadar mencari bantuan dana pendidikan. Lebih dari itu, keikutsertaan dalam seleksi ini diharapkan menjadi motivasi.

Pemkab Balangan berharap program Beasiswa Tahfidz ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, membuka peluang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk terus berprestasi.

Dengan lahirnya para penghafal Al-Qur’an yang tangguh, kemajuan Kabupaten Balangan ke depan tidak hanya diukur dari megahnya pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga dari lahirnya masyarakat yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki ketahanan spiritual yang kuat.