Gubernur Kalsel Lepas 58 Atlet SOIna ke Pesonas II 2026
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Sebanyak 58 atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) Kalimantan Selatan, siap berlaga pada Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 14–18 Oktober 2026.
Pelepasan kontingen berlangsung di SMK-PP Negeri Banjarbaru, Jalan Panglima Batur, Kota Banjarbaru, Selasa (13/10/2026).
Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Ariadi Noor, yang menyampaikan sambutan sekaligus melepas keberangkatan kontingen.
Kontingen Kalsel berjumlah 126 orang, terdiri dari 58 atlet dan 68 pelatih serta pendamping.
Mereka akan mengikuti tujuh cabang olahraga, yakni atletik, renang, tenis meja, bulu tangkis, senam ritmik, bocce, dan sepak bola lima lawan lima.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, Ariadi menyampaikan apresiasi kepada pengurus SOIna Kalsel yang telah mempersiapkan kontingen.
Baca Juga: Di Hadapan Menhut Raja Juli, Gubernur Kalsel Sebut Hujan Buatan Atasi Karhutla Masih Terkendala Awan
Penghargaan juga diberikan kepada para pelatih, pendamping, ofisial, dan orang tua yang telah memberikan dukungan kepada para atlet, untuk berkompetisi membawa nama Kalimantan Selatan.
Kepada para atlet, Gubernur berpesan agar menjaga kesehatan, mengikuti arahan pelatih dan pendamping, serta menjalani setiap pertandingan dengan penuh semangat. Menurutnya, keberanian untuk berusaha merupakan hal penting, terlepas dari hasil yang diraih.
“Ikrar atlet Special Olympics mengajarkan satu hal yang sederhana, yaitu berusahalah untuk menang dan apabila kemenangan belum datang, tetaplah berani dalam usaha,” demikian pesan Gubernur yang disampaikan Ariadi.
Pesonas menjadi kesempatan penting bagi atlet penyandang disabilitas intelektual untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan potensi, dan meraih prestasi.
Lebih dari itu, ajang ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri sekaligus mendorong para atlet tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, dan mampu berpartisipasi aktif di tengah masyarakat.