Untuk murid TK, bantuan berupa seragam atasan, bawahan, dan ATK. Sementara murid SD mendapatkan sepasang seragam merah putih dan atasan seragam Jumat.

Adapun siswa SMP mendapatkan sepasang seragam putih biru, dan atasan seragam Jumat.

Berdasarkan data Disdikbud Tabalong, sebanyak 677 penjahit akan dilibatkan dalam pengerjaan seragam tersebut.

Namun, para penjahit harus memenuhi persyaratan, yakni memiliki KTP Tabalong dan Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kepala desa atau kelurahan tempat mereka bekerja.

"Jadi harus orang Tabalong yang dibuktikan dengan KTP," tandas Judid.

Pengerjaan seragam ditargetkan rampung pada awal Desember 2026. Dengan demikian, proses produksi berlangsung sekitar dua bulan. (wartabanjar.com/*)