"Jadi kalau karhutla sampai dengan hari ini, kejadian itu ada 298 itu yang ter-cover oleh kawan-kawan BPBD. Walaupun di data Pusdalops-nya provinsi itu ada 663 kejadian," jelas Ismail Fahmi.

"Kemudian dari luasan, dari hasil verifikasi oleh Pusdalops di provinsi itu ada sekitar 3.395 sekian hektare. Namun karena keterbatasan SDM, kami mempunyai penanganan yang ada di BPBD itu hanya bisa meng-cover 1.052 hektare sekian," tambahnya.

Meski menghadapi kendala keterbatasan personel dan armada pendukung di tengah meningkatnya permintaan air bersih dan karhutla, Pemkab Tanah Laut memastikan seluruh relawan dan personel Satgas terus bersiap di lapangan.

"Tapi itu pun kawan-kawan sudah tetap melakukan kegiatan untuk terus melakukan pemadaman-pemadaman yang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Tanah Laut," pungkas Ismail Fahmi. (Wartabanjar.com)