IDC memperkirakan harga memori terus naik setidaknya hingga 2028, saat pasokan diperkirakan stabil. 

Micron sendiri sudah menghentikan bisnis memori konsumer merek Crucial. 

Perusahaan itu mengumumkan keputusan tersebut pada 3 Desember 2025, dengan pengiriman produk konsumen berlanjut hingga Februari 2026. 

Micron mengatakan, keputusan itu untuk meningkatkan suplai dan dukungan bagi pelanggan strategis, yang lebih besar di segmen yang tumbuh lebih cepat.

Lembaga riset Counterpoint mencatat pengiriman ponsel pintar di Indonesia turun 9 persen pada kuartal I 2026, dibanding periode sama tahun lalu. 

Pengiriman ponsel di bawah 150 dollar AS (sekitar Rp2,7 juta) turun 19 persen dibanding periode sama tahun lalu. 

Kelangkaan chip memori juga mengerek harga RAM dan laptop. Harga RAM DDR5 terbaru tembus lebih dari Rp2 juta pada April 2026. 

Sebelumnya, harganya sekitar Rp800 ribu sampai Rp900 ribu. Sejumlah penjual menyebut harga laptop naik Rp2 juta sampai Rp3 juta, dan laptop gaming bisa naik sampai Rp4 juta. 

Penjual lain mengatakan, penurunan penjualan bisa mencapai 50 persen. IDC juga memperkirakan harga jual rata-rata PC naik 17 persen pada 2026 dibanding 2025. Perkiraan itu telah dirilis pada Juni. (Wartabanjar.com)