“Buat kalian yang mau ikut serta menjadi volunteer, ini dibuka untuk umum. Jangan lupa ikut memadamkan api bersama kami,” ajaknya.

Mereka juga menegaskan, mahasiswa perempuan tidak perlu takut untuk terjun langsung ke lapangan selama tetap memperhatikan keselamatan dan mengikuti arahan petugas maupun relawan.

“Bagi mahasiswa, jangan berpikir karena kalian wanita kemudian takut untuk turun ke lapangan. Aksi dari kalian sangat berharga dan sangat berdampak bagi kita semua,” katanya.

Keterlibatan mahasiswa dalam penanganan karhutla ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian generasi muda terhadap lingkungan, khususnya dalam menjaga kawasan gambut dari ancaman kebakaran.

“Jangan lupa jaga hutan, jangan sampai hangus.” (wartabanjar.com)