Hari Ini Penentuan Pilrek ULM, Rektor Terpilih Prof Ahmad, Dr Iwan atau Dr Rusmansyah?
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Jumat (2/10/2026) hari ini Pilrek ULM (Pemilihan Rektor Universitas Lambung Mangkurat) memasuki tahap penentuan.
Anggota Senat ULM dan Kemendiktisaintek akan memilih Rektor ULM periode 2026-2030.
Mereka akan mengikuti pemungutan suara Pilrek ULM di Lecture Theater, General Building ULM Banjarmasin.
Siapa yang akan terpilih menjadi Rektor ULM?
Apakah calon pertahana, Prof Ahmad Alim Bachri?
Ataukah Dr Iwan Aflanie yang kini menjabat Wakil Rektor ULM Bidang Akademik?
Atau justru Dr Rusmansyah, dosen senior FKIP ULM?
Ya, ketiganya adalah calon Rektor ULM yang akan bersaing hari ini untuk mendapatkan dukungan suara terbanyak.
Pada pemungutan suara Pilrek ULM, menurut ketua panitia, Prof Ifrani, Kamis (1/10/2026), pemilik hak suara tidak hanya anggota senat.
Mendiktisaintek juga memiliki hak suara dalam Pilrek ULM.
Namun, ia mengungkapkan Mendiktisaintek Brian Yuliarto tidak datang secara langsung.
“Yang hadir kuasa Menteri,” katanya.
Baca Juga: Hasil Pemungutan Suara Ulang Pilrek ULM, Prof Muthia Kembali Gagal Jadi Calon Rektor
Baca Juga: Beredar Kabar Kemendiktisaintek Minta Pilrek ULM Diulang, Dugaan Pelanggaran Saat Pemungutan Suara
Adapun jumlah anggota Senat ULM yang memiliki hak suara sebanyak 65 orang.
Sementara hak suara Mendiktisaintek sebesar 35 persen.
Pilrek ULM kali ini telah menjalani beberapa tahapan yang penuh dinamika.
Dari masa penjaringan yang dua kali diperpanjang untuk mendapatkan empat bakal calon sesuai ketentuan batas minimal hingga proses pemilihan di tingkat Senat ULM yang harus diulang.
Pemilihan harus diulang karena diduga terjadi pelanggaran. Ada anggota Senat ULM yang sudah tidak memiliki hak suara tetapi masih ikut memberikan suaranya.
Pemungutan suara ulang itu diikuti empat bakal calon yakni Prof Ahmad Alim Bachri, Dr Iwan Aflanie, Dr Rusmansyah dan Prof Muthia Elma.
Pada tahap pertama, Prof Ahmad Alim Bachri mendapat dukungan 34 suara disusul Dr Iwan Aflanie 22 suara, serta Prof Muthia Elma dan Dr Rusmansyah, masing-masing meraih 2 suara. Totalnya 60 suara.