Manchester City Manipulasi Sponsor Senilai Lebih dari Rp21 Triliun
"Kasus disipliner dan keputusan ini merupakan yang paling signifikan, dalam sejarah Premier League. Masih ada aspek-aspek kasus yang harus diputuskan, termasuk-yang tak kalah pentingnya-sanksi, apa yang harus dijatuhkan atas pelanggaran-pelanggaran tersebut," kata Masters.
"Kini setelah kami menerima keputusan komisi, kami berkomitmen untuk segera menuntaskan sisa proses ini demi memberikan kepastian bagi Liga, klub-klub kami, dan para penggemar," tuturnya.
Terpisah, Man City menyatakan akan menempuh jalur banding, setelah komisi independen menyatakan klub bersalah dalam kasus pelanggaran regulasi finansial Liga Inggris.
Melalui pernyataan resmi, Manchester City mengaku terkejut dan kecewa atas publikasi pendapat komisi independen tersebut.
Klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu menegaskan, akan terus mempertahankan posisinya melalui jalur regulasi maupun hukum yang tersedia.
"Klub menyatakan tidak bersalah atas tuduhan yang dilayangkan oleh Premier League, dan terdapat bukti komprehensif yang tak terbantahkan untuk mendukung seluruh posisi klub terkait kasus itu," tulis pernyataan resmi klub.
Manchester City menyebut proses tersebut masih berlanjut, dan terdapat sejumlah aspek yang belum selesai dibahas.
Sebagai langkah berikutnya, manajemen Man City memastikan akan menempuh jalur banding, yang tersedia dalam regulasi Liga Inggris.
Klub menilai pendapat komisi independen tersebut memuat kesalahan materiil dari sisi hukum, prinsip maupun fakta.
"Manchester City FC kini akan menempuh jalur banding yang tersedia, dengan dasar bahwa pendapat tersebut memuat kesalahan materiil yang nyata—baik dari segi hukum, prinsip, maupun fakta—sehingga tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.," lanjut penjelasan dalam pernyataan tersebut
Manchester City juga menyatakan, telah menghormati proses penyelidikan yang berlangsung selama delapan tahun terakhir.
Klub sebelumnya berharap Dewan dan Eksekutif Premier League menjalankan proses secara independen, imparsial, dan adil serta bebas dari pengaruh pihak luar.
Guna menghormati proses hukum yang masih berjalan, manajemen Manchester City memilih membatasi komunikasi publik mengenai detail pembelaan mereka.