WARTABANJAR.COM, BARABAI – Kesempatan memperoleh pendidikan tetap terbuka bagi warga binaan di Rutan Kelas IIB Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan.

Sebanyak 20 WBP kini mengikuti pendidikan kesetaraan untuk mendapatkan ijazah sesuai jenjang pendidikan yang mereka tempuh.

Program tersebut dijalankan Rutan Barabai bekerja sama dengan SPNF SKB Kabupaten HST, dengan membuka tiga jenjang pendidikan, yakni Paket A, Paket B dan Paket C.

Dari 20 peserta, sebanyak 5 WBP mengikuti Paket A, 8 WBP Paket B dan 7 WBP Paket C.

Kepala Rutan Barabai Nanang Badruzzaman mengatakan, pembelajaran dilaksanakan dua kali dalam sepekan dengan melibatkan sembilan tutor.

Baca Juga BEM se-Kalsel Beraksi di Kantor Gubernur, Minta Muhidin Tangani Karhutla dan Air Bersih

Baca Juga Korban Terbakar di Alfamart Gambut Punya Kartu RSJ Sambang Lihum

“Pendidikan bukan hanya tentang mendapatkan ijazah, tetapi juga tentang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan. Kami berharap mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh,” kata Nanang di Barabai, Rabu (30/9/2026).

Bagi para WBP, program tersebut menjadi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan yang sebelumnya belum terselesaikan.

Materi yang diperoleh diharapkan dapat menambah pengetahuan sekaligus menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

Nanang mengatakan pendidikan kesetaraan menjadi salah satu bagian dari pembinaan kepribadian di Rutan Barabai.

Program ini tidak hanya berorientasi pada perolehan ijazah, tetapi juga mendorong warga binaan meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah selesai menjalani masa pidana.

Pelaksanaan pendidikan dilakukan sesuai jenjang yang dibutuhkan masing-masing peserta.

Dengan adanya Paket A hingga Paket C, WBP dapat mengikuti pendidikan berdasarkan tingkat pendidikan yang belum mereka selesaikan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalsel Erwedi Supriyatno mengatakan, pendidikan kesetaraan dapat menjadi bagian dari pembinaan yang memberikan bekal nyata bagi warga binaan.