Fitri menegaskan, melalui skema tarif terintegrasi ini juga membuat pengeluaran penumpang dapat lebih rendah ketika harus menggunakan lebih dari satu layanan dalam satu rangkaian perjalanan. 

”Lebih hemat Rp 10.000 atau 67 persen dalam sekali perjalanan selama 90 menit,” pungkasnya.(wartabanjar.com)