Harga Pertalite Naik per 26 September Viral di Medsos, Kementerian ESDM: Bohong
"Kita sekarang ini kan lagi kondisi global kayak begini, kita mencari skala prioritas mana yang duluan bisa mendatangkan crude kita. Selama tidak menabrak aturan dan secara ekonomis masuk," kata Bahlil.
Pembelian menggunakan skema government-to-government (G-to-G) lalu dilanjutkan pada tingkat pemerintah dengan badan usaha government-to-business (G-to-B).
Ketahanan energi nasional, lanjut Bahlil, merupakan kepentingan rakyat sehingga pemerintah mengimpor minyak dari Rusia.
Pasalnya,produksi minyak mentah di dalam negeri belum mencukupi kebutuhan nasional secara keseluruhan.
"Saya lebih mementingkan kepentingan rakyat daripada kepentingan lain. Apalagi kedaulatan bangsa kita tidak boleh diintervensi oleh siapa pun. Karena kita menganut mazhab politik bebas aktif," ucapnya. (wartabanjar.com/berbagai sumber)