Vivo X500 Pro dan Pro Max Bawa Kamera Tele 200 MP, Bakal Masuk Indonesia
Kemampuan video juga menjadi salah satu aspek yang diunggulkan. Baik Vivo X500 varian Pro atau Pro Max, keduanya mendukung 17 EV TrueDynamic Log Video, 4K Dolby Vision Portrait Video, 4K Cinematic Color Video, Auto Framing Video, hingga 4K Dual-View Video.
Khusus model Pro Max, ponsel ini turut mendukung perekaman video 4K dengan frame rate hingga 240 fps.
Vivo X500 Pro Max juga dilengkapi dengan aksesoris camera grip dan lensa tambahan, yang merupakan telephoto extender generasi kedua, yang sebelumnya diperkenalkan bersama Vivo X300 Ultra.
Yang diunggulkan dari lensa tambahan ini adalah jangkauan telefoto yang lebih jauh. Ketika dipasang di X500 Pro Max, lensa tersebut diklaim bisa memperpanjang focal length kamera hingga setara 400 mm, atau setara zoom optik 17x.
Dari segi spesifikasi, Vivo X500 Pro dan X500 Pro Max sama-sama ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9600 Pro, yang dibuat dengan fabrikasi 2nm.
Ukuran fabrikasi ini bukan sekadar angka marketing semata. Semakin kecil angka nanometer, semakin efisien transistor di dalam chip bekerja.
Chip tersebut dipadukan dengan RAM 12 GB, dan opsi penyimpanan internal 256 GB, serta 512 GB untuk varian Pro, serta hingga 1 TB untuk model Pro max.
Keduanya kompak menjalankan sistem operasi (OS) Android yang dilapisi antarmuka OriginOS 7. Sistem ini membawa sejumlah fitur, termasuk Origin Workbench, Smooth Engine, Snap Note, AI Recorder, Snap & go, dan lainnya.
Pada aspek layar, Vivo X500 Pro mengusung layar LTPO 6,36 inci dengan resolusi 1,5K (1.216 X 2.660 piksel), refresh rate adaptif 1-144 Hz, serta tingkat kecerahan puncak hingga 4.500 nit dalam kondisi tertentu.
Sementara itu, model X500 Pro Max membawa layar LTPO dengan ukuran lebih besar, yakni 6,85 inci.
Dukungan resolusinya 2K (1.440 x 3.168 piksel), dengan refresh rate adaptif sampai 144 Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 4.400 nit.