WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kamis (24/09/2026) adalah hari jadi ke-500 tahun Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Namun di momen spesial ini justru kenyataan tak sedap terjadi di kota ini. 

Kabut asap tebal menyelimuti daerah ini sejak Kamis pagi.

Sejumlah wilayah seperti kawasan Siring 0 Km, Rumah Sakit Ulin dan beberapa titik lainnya tampak berkabut asap cukup tebal.

Pantauan Wartabanjar.com dari jembatan Merdeka di Sungai Martapura Banjarmasin, langit tampak memutih.

Menara atau tugu 0 Km setinggi 99 meter di kawasan tersebut nyaris tak kelihatan dari kejauhan. 

Baca Juga Ombudsman Kalsel Minta PAM Bandarmasih Perkuat Layanan Pengaduan Saat Suplai Air Bersih Terganggu

Baca Juga Kepala Desa Tundi Balangan dan Pemeran Wanita di Video Asusila Viral Ditetapkan Sebagai Tersangka

Tak hanya itu, kabut asap juga terpantau di sekitar kawasan jembatan flyover Gatot Subroto, dekat RS Bhayangkara sekitar pukul 14.00 Wita.

Kawasan yang biasanya cerah ini justru tampak polusi pada Kamis siang. 

Pemandangan serupa juga terjadi di wilayah Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Kabut asap cukup tebal membuat tempat ibadah umat muslim itu terlihat memutih.

Muhammad Ahmad (60) warga Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, mengungkapkan ketidaknyamanannya akan kabut asap.

Ia mengaku merasa terganggu dengan fenomena tersebut. 

"Terganggu, kurang bagus saja. Tadi keliling jualan bibit jeruk limau kuit pakai sepeda dari pal 7 sana kabut asap, jadi susah bernafasnya," katanya saat ditemui di depan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin.

Seorang lainnya, Amang (40) warga Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin juga mengungkapkan hal yang sama. Ia juga merasa terganggu dengan adanya kabut asap, dan berharap tak ada lagi peristiwa ini. 

"Semoga ke depan bebas asap lah kita ini. Jangan ada kebakaran-kebakaran hutan lagi lah," ujarnya. (Wartabanjar.com).