Kondisi ini dikarenakan peningkatan kadar garam atau intrusi air laut di (IPA 1) Jalan Ahmad Yani. 

"Kami terus melakukan pemantauan kondisi sumber air baku, berkoordinasi dengan pihak terkait, serta mengupayakan langkah-langkah terbaik agar kualitas layanan kepada masyarakat agar dapat kembali normal," tulis dalam rilis. (Wartabanjar.com)