Pemko Banjarmasin Kembali Bangun 80 Toilet Warga Tak Mampu, Disperkim: Penerima Diseleksi
Yusna mengakui sebenarnya ada ribuan warga yang seharusnya dilayani berkaitan proyek ini.
Namun karena anggarannya terbatas, Disperkim hanya mampu merealisasikan 80 unit pada tahun ini.
"Ini kan program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Survei kami di lapangan, masyarakat sangat mendukung hal ini. Tapi karena anggarannya terbatas kami hanya bisa 80 unit dari ribuanlah sebenarnya warga yang membutuhkan," ujar Yusna.
Proyek ini diklaim Yusna telah melalui proses atau tahapan seleksi dalam menentukan siapa saja yang layak menjadi penerima manfaat.
"Ada beberapa tahapan. Jadi kami seleksi," tegasnya.
Seperti diberita Wartabanjar.com pada 12 Maret 2026, sebuah bangunan berukuran satu meter persegi lebih di belakang rumah seorang warga di Kelurahan Sungai Miai Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan berdiri kokoh, adalah WC septik individual.
Namun sayangnya, sejak dibangun Desember 2025 hingga sekarang penghuni rumah belum bisa memanfaatkannya.
Hal itu disebabkan WC dan tangki septik individual tersebut dibangun terpisah dengan bangunan utama rumah, serta terhimpit oleh bangunan di sekitarnya.
Terlebih belum ada jalan titian untuk akses menggunakan WC.
“Itu karena tukangnya menyesuaikan posisi tanah, padahal dari awal kami minta lokasinya dan posisi pintu tidak di situ, agar penghuni rumah bisa langsung mengakses. Tetapi yang mengerjakan tetap menentukan lokasinya di belakang rumah dan kami diberitahukan kalau mau renov maka menggunakan uang sendiri,” ungkap salah satu warga penerima manfaat.
Masih di Kelurahan Sungai Miai, penerima manfaat lainnya juga belum bisa maksimal menggunakan WC. Dikarenakan ada atap bocor, tidak ada penerangan bahkan kondisi terparah hingga sanitasi atau saluran WC ada yang mampet.(Wartabanjar.com)