Kapolda mengungkapkan, bahan baku diproduksi di pabrik yang berada di Surabaya dalam jumlah terbatas dan seluruhnya masih didatangkan dari Jawa.

“Jadi kita mendatangkan dari Jawa dan kita juga perlu waktu untuk transpor ke Kalimantan Selatan. Nah, ini perlu makan waktu,” pungkasnya. (wartabanjar.com)