Untuk menghadapi potensi kemarau panjang, PUPR Kalsel juga mengusulkan sejumlah infrastruktur, mulai dari tabat, pintu air, sumur bor, pompa, hingga normalisasi sungai.

Usulan tersebut disampaikan kepada Kementerian PUPR melalui Balai Sungai, agar sistem pengaturan air ke depan lebih siap menghadapi musim kemarau.

“Apabila nanti musim kemarau panjang akan datang, kita sudah lebih siap lagi untuk menghadapinya,” kata Yasin.

Yasin berharap hujan segera turun untuk membantu penanganan karhutla.

“Harapannya yang pertama semoga turun hujan karena cukup membantu. Mudah-mudahan ada awan, bisa dilakukan OMC, sehingga turun hujan dan karhutla bisa teratasi,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/*)