Kemarau Tak Jadi Halangan, Petani Sungai Ulin Banjarbaru Siapkan 44 Hektare Lahan Jagung
“Untuk sekarang musim kemarau, kita persiapan lahan itu pembajakan yang pertama. Nanti di saat musim hujan sudah mulai turun, kita bajak kedua, langsung persiapan tanam,” ungkap Halim.
Bagi petani, persiapan sejak jauh hari menjadi penting.
Sebab ketika hujan datang dan air mulai tersedia, lahan diharapkan sudah siap sehingga waktu tanam tidak terlewat.
Namun, ada satu hal yang juga menjadi perhatian mereka selama musim kemarau, yakni ancaman Karhutla.
Halim menegaskan, kelompok tani terus berupaya menjaga lahan agar tidak sampai terbakar.
“Kita menjaga supaya lahan kita enggak kebakaran, karena dapat mengakibatkan Karhutla kalau kebakaran,” tegasnya.
Pengolahan lahan dan pencegahan Karhutla pun berjalan beriringan.
Para petani mempersiapkan lahan untuk menyambut musim tanam, sembari menjaga agar lahan yang menjadi sumber penghidupan mereka tetap aman dari ancaman api.
Pendampingan Polsek Banjarbaru Utara diharapkan dapat membantu petani mempersiapkan musim tanam sekaligus memperkuat kesadaran bersama untuk mencegah Karhutla di tengah kondisi kemarau. (Wartabanjar.com)