Menurutnya, hingga kini belum diketahui apakah persoalan itu berkaitan dengan kesalahan data atau faktor lainnya.

“Mudah-mudahan apakah ini kesalahan data atau apa pun ini juga kita belum mendapatkan jawaban, sehingga nantinya support dari pemerintah pusat juga hadir di pemerintah daerah,” pungkasnya. (wartabanjar.com)