“Yang menjadi permasalahan adalah lokasi yang jauh dari pemukiman, karena kita memerlukan 12 sampai 14 rol selang, sementara kawan-kawan di lapangan cuma memiliki 4 sampai 5 rol,” jelas Hasan.

Keterbatasan tersebut membuat jangkauan pemadaman menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi personel di lapangan.

Hasan menyebut, idealnya satu unit armada memiliki sekitar 10 rol selang, agar proses pemadaman dapat dilakukan lebih optimal.

“Idealnya untuk memadamkan api di lahan seperti itu,” katanya.

Meski kebutuhan peralatan masih cukup banyak, Hasan mengatakan semangat personel tetap menjadi modal utama relawan dalam menjalankan tugas.

“Karena kalau sudah modal semangat, dengan peralatan apa saja yang dibawa, insya Allah api bisa dipadamkan,” pungkasnya. (wartabanjar.com/*)