Sementara Samporna tercatat satu kepala keluarga dengan satu jiwa, sedangkan Hamidah juga satu kepala keluarga dengan satu jiwa. Rumah keduanya sama-sama mengalami kerusakan 100 persen.

Dua rumah lainnya tidak sampai ludes. Rumah milik Daud Muslim yang dihuni empat jiwa mengalami kerusakan sekitar 20 persen, sedangkan rumah Suryana Wahyudin dengan empat jiwa terdampak sekitar lima persen.

Perbedaan tingkat kerusakan tersebut menjadi dasar dalam menentukan besaran santunan yang diberikan pemerintah daerah.

Kebakaran yang terjadi pada siang hari itu, tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa. Setelah dilakukan penanganan oleh petugas gabungan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Dalam penanganan di lapangan, BPBD dan Damkar HST bersama Balakar 654 Murakata HST, TAGANA, Polsek Batu Benawa, Koramil, pemerintah desa, pihak kecamatan, PLN dan masyarakat turut terlibat.

Dinas Sosial HST juga melakukan pendataan terhadap warga terdampak, termasuk kebutuhan administrasi kependudukan yang ikut terdampak akibat kebakaran.

Pemkab HST melalui Dinas Sosial bersama unsur terkait selanjutnya melakukan pendampingan, untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera ditangani. (wartabanjar.com/*)