“Keberhasilan pemadaman ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara Polri, TNI, BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen untuk terus bersama-sama menjaga lingkungan. Jika menemukan titik api, segera laporkan agar dapat segera ditangani sebelum meluas,” pungkasnya.

Polres HST menyatakan pemantauan potensi karhutla terus dioptimalkan melalui aplikasi Sipongi. 

Masyarakat juga dapat menyampaikan laporan melalui layanan Call Center 110 apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian. (wartabanjar.com)