Tegaskan Komitmen Dorong Produktivitas Petani dan Petambak Tanah Bumbu, Bupati Andi Rudi Latif Aspal Jalan Desa Sepunggur
WARTABANJAR.COM, BATULICIN- Komitmen Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dalam memperkuat infrastruktur perdesaan terus dirasakan masyarakat, di antaranya melalui pengaspalan 1,2 kilometer jalan di Desa Sepunggur, Kecamatan Kusan Tengah, Kalimantan Selatan.
Jalan yang dibangun secara bertahap, yakni 1 kilometer pada 2025 dan 200 meter pada 2026, itu memangkas waktu tempuh warga sekaligus memperlancar aktivitas petani dan pembudidaya tambak.
Ruas jalan tersebut menjadi akses menuju kawasan pertanian dan tambak bandeng, udang, serta kepiting bakau.
Di sepanjang kawasan itu juga terdapat permukiman warga yang selama ini memanfaatkan jalan tersebut untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk menuju jalan utama untuk mengakses sekolah, tempat ibadah, dan berbagai fasilitas umum lainnya.
Pembudidaya perikanan tambak asal Desa Sepunggur, Akhmad (42), mengatakan sebelum diaspal, kondisi jalan sangat menyulitkan, terutama saat musim hujan.
Jalan yang becek membuat perjalanan menuju tambak maupun keluar kawasan memakan waktu lebih lama.
"Perjalanan bisa sekitar 30 menit dari tambak saya ke jalan luar ini, apalagi kalau hujan. Kalau sekarang alhamdulillah cukup 10 menit," ujarnya, Senin (27/7/2026).
Akhmad menjelaskan, sebelumnya ia harus berangkat sekitar pukul 02.00 Wita untuk membawa hasil panen ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI), kini bisa berangkat sekitar pukul 03:00 karena waktu tempuh menjadi jauh lebih singkat.
Tak hanya mendukung aktivitas ekonomi, akses jalan yang lebih baik juga memudahkan warga yang tinggal di kawasan tersebut.
Anak-anak yang sebelumnya harus berangkat sekolah sekitar pukul 06.00 Wita untuk mengantisipasi kondisi jalan yang rusak, kini dapat berangkat lebih efisien karena perjalanan menjadi lebih cepat dan nyaman.
Akhmad berharap peningkatan jalan tersebut dapat terus dilanjutkan hingga mencapai ujung ruas yang masih menyisakan sekitar dua kilometer.
Menurutnya, pengaspalan akan semakin memudahkan petani, pembudidaya tambak, dan masyarakat yang setiap hari memanfaatkan akses tersebut.
"Kalau selesai semua, petani, petambak, dan masyarakat akan lebih mudah beraktivitas," katanya.