Polantas Karib Masuk Sekolah, Satlantas Polres Tabalong Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tabalong menggelar edukasi keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar di sejumlah sekolah.
Kegiatan tersebut dikemas melalui program Polantas Karib sebagai upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.
Edukasi berlangsung selama empat hari, mulai Senin (13/7/2026) hingga Kamis (16/7/2026), dengan menyasar pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Tabalong.
Sekolah yang menjadi lokasi kegiatan antara lain SDN 5 Tanjung, SDN 8 Tanjung, SMKN 1 Tanjung, SMKS Tanjung, dan SDIT An Nahl.
Kasat Lantas Polres Tabalong, AKP Oki Hermawan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter peserta didik agar memiliki kedisiplinan sekaligus memahami pentingnya keselamatan saat berada di jalan.
Baca Juga Reka Adegan Pembunuhan IRT di Pengaron Banjar, Suami Korban Sebut Ada yang Tak Sesuai
Dalam penyuluhan, para siswa dikenalkan dengan berbagai materi dasar keselamatan berlalu lintas, mulai dari arti rambu-rambu lalu lintas, tata cara menyeberang jalan yang benar, pentingnya menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, hingga kewajiban memakai sabuk pengaman saat menggunakan kendaraan roda empat.
Selain itu, petugas juga mengingatkan pelajar agar tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum memenuhi syarat usia dan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.
Tak hanya memberikan materi, personel Satlantas Polres Tabalong juga mengajak para siswa menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dengan membiasakan diri mematuhi aturan dan selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di jalan.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo mengatakan edukasi tersebut merupakan komitmen kepolisian dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada generasi muda.
Menurutnya, pembentukan kesadaran berlalu lintas sejak di bangku sekolah diharapkan mampu menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.