Warna ini disebut terinspirasi dari bocoran warna Dark Cherry yang kabarnya akan hadir di lini iPhone 18 Pro.
Varian ketiga, Silver, dijual seharga 15.270 dollar AS (sekitar Rp274,8 juta). Panel atas perangkat ini terbuat dari perak sterling, lengkap dengan logo Apple 3D berbahan perak murni.
Model termahal adalah Gold, mulai dari 15.560 dollar AS (sekitar Rp280 juta). Model ini mengusung panel belakang serat karbon berpadu benang emas, bingkai berlapis emas 24 karat, serta logo Apple timbul dari emas 18 karat.
Caviar menyebut varian Gold dibuat sebagai penghormatan untuk menyambut ulang tahun Apple ke-50.
Pemesanan untuk seluruh koleksi ini sudah dibuka Caviar, meski perlu digarisbawahi bahwa produk tersebut sama sekali bukan rilisan resmi Apple.
Hingga saat ini, Apple belum mengonfirmasi keberadaan iPhone lipat.
Kendati demikian, bocoran seputar perangkat ini terus bermunculan dalam beberapa bulan terakhir.
Salah satunya dari pembocor gadget Sonny Dickson, yang membagikan foto unit dummy iPhone Fold di platform X.
Foto tersebut memperlihatkan iPhone Fold akan mengusung desain lipat model buku, serupa dengan sejumlah ponsel lipat Android yang sudah ada di pasaran.
Dalam kondisi terbuka, layar utamanya disebut berukuran sekitar 7,8 inci, sementara layar luarnya sekitar 5,5 inci.
Saat dilipat, rasio layarnya digambarkan lebih pendek dan lebih lebar dibandingkan iPhone biasa, menyerupai bentuk paspor (passport-style).







