Dalam operasi tersebut, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan menurunkan satu unit mobil tangki, satu unit sepeda motor KLX, satu unit mobil Hilux, serta 10 personel yang bekerja bersama BPBD Kota Banjarbaru dan Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Selatan.

Sahri menyebutkan, berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, ketiga kejadian diduga dipicu oleh kondisi cuaca yang panas dan kering.

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pendataan lebih lanjut serta meningkatkan patroli sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak kembali meluas.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan. Saat musim kemarau seperti sekarang, sedikit percikan api saja dapat menyebabkan kebakaran cepat meluas. Alhamdulillah seluruh titik yang kami tangani hari ini sudah padam dan dalam kondisi aman terkendali,” jelasnya. (Wartabanjar.com/MC Kalsel/*)


Editor Restu