WARTABANJAR.COM – Pembalap asal Spanyol, Joan Mir, mengungkap kenyataan menyakitkan berkendara dengan Castrol Honda LCR, setelah terjatuh di MotoGP Belanda 2026.
Joan Mir tercatat sebagai pembalap yang paling banyak terjatuh hingga 10 seri MotoGP 2026 berjalan.
Juara dunia MotoGP 2020 itu telah enam kali gagal menyelesaikan balapan. Terakhir, dia juga gagal di MotoGP Belanda pada akhir pekan lalu.
Mir terjatuh pada Tikungan 10 saat balapan utama di Sirkuit Assen, Belanda, Minggu (28/06/2026). Padahal sebelumnya Mir juga terjatuh saat Sprint.
“Pada hari Sabtu, saya tahu mengapa saya mengalami kecelakaan; pada hari Minggu, saya tidak tahu,” kata Mir dikutip Juara.net dari Motorsport.
“Saya kehilangan kendali bagian depan motor pada lap pertama, dan saya tidak tahu mengapa. Saya rasa saya tidak sedang menyalip siapa pun,” lanjutnya.
Baca Juga: Marco Bezzecchi Tak Risau Tergusur dari Puncak Klasemen MotoGP 2026
Baca Juga: Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Jerman 2026
Musim balap 2026 menjadi kali terakhir Joan Mir bersama Honda. Musim depan, dia akan berrgabung dengan Tim Balap BK8 Gresini Racing.
Tim milik Nadia Padovani itu telah mengumumkan perubahan total susunan pembalapnya buat musim depan.
Joan Mir direkrut dari Honda, dan akan menjadi andalan berkat pengalaman sebagai mantan juara dunia MotoGP.
Selain Joan Mir, ada juga Rookie Daniel Holgado yang naik kelas dari Moto2, dan akan menjalani musim debutnya di MotoGP dengan mengendarai Ducati Desmosedici GP. (Wartabanjar.com)







