PLN Kalselteng Minta Maaf karena Pemadaman Bergilir, Listrik Normal Akhir September 2026
Dalam rapat, Iwan juga mengungkapkan proses pemulihan saat ini masih dilakukan oleh unit pembangkitan.
Apabila seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana, sistem kelistrikan akan kembali beroperasi pada akhir September 2026.
“Targetnya sekitar akhir September sudah normal,” katanya.
Selain itu, sistem kelistrikan Kalselteng akan memasuki status siaga mulai 3 Juli 2026 dengan cadangan daya sekitar 52 megawatt (MW).
Kondisi tersebut akan dievaluasi secara berkala setiap dua minggu.
Meski berstatus siaga, Iwan menegaskan kondisi tersebut tidak berarti pemadaman bergilir akan terus terjadi.
“Siaga itu bukan berarti padam. Cuman cadangan daya kita memang kecil sekali. Mudah-mudahan tidak ada gangguan lagi,” ujarnya.
Selama masa pemulihan, durasi pemadaman diupayakan tidak melebihi ketentuan standar pelayanan, yakni maksimal enam kali dalam satu bulan atau total enam jam dalam sebulan.
Apabila pemadaman melampaui batas tersebut, pelanggan akan memperoleh kompensasi sesuai ketentuan pemerintah.
Yakni, bagi pelanggan pascabayar, kompensasi diberikan dalam bentuk pengurangan tagihan listrik.
Sementara pelanggan prabayar akan memperoleh kompensasi berupa token listrik tambahan yang dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile, Call Center PLN 123, maupun Unit Layanan Pelanggan (ULP) terdekat. (Wartabanjar.com/dprdkalsel)
Editor Restu