WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kebakaran terjadi di Sungai Miai Gang Pelangi, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa 30 Juni 2026 pagi.

Kobaran api terlihat membesar di sebuah bangunan di pemukiman padat penduduk.

Warga tampak panik melihat kobaran api yang terus membesar.

"Api membesar, api membesar," teriak warga dalam video yang diterima wartabanjar.com.

Hingga berita ini dirilis, saat ini masih dalam tahap pembasahan. Belum diketahui berapa bangunan yang terbakar.

Baca Juga Profil Dr Rusmansyah, Bakal Calon Rektor Pesaing Prof Ahmad, Dr Iwan dan Prof Muthia di Pilrek ULM

Baca Juga Penyelidikan Dugaan Pelecehan di Instansi Vertikal Tanah Laut, Polisi Masih Periksa Sejumlah Saksi

Sungai Miai adalah sebuah kelurahan yang terletak di kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.

Terletak di tengah-tengah Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin, luas wilayah relatif tidak terlalu luas, kurang lebih 1 km persegi.

Sebagian besar aktivitas warga terkait dengan jasa dan perdagangan. Hal ini nampak sekali terlihat dari banyaknya ruko dan bangunan sejenis lainnya yang ada di wilayah ini.

Tingkat pendidikan penduduknya relatif baik. Bahkan tidak sedikit warga yang telah mendapatkan pendidikan setingkat Sarjana .

Demikian pula dengan kondisi sosial ekonomi, hanya sebagian kecil warga yang tergolong masih belum mampu atau miskin.

Terbukti hanya 266 RTS yang menjadi penerima Raskin tahun 2010 dan 2011, turun dari sebelumnya 301 RTS pada tahun 2009.

Jumlah tersebut paling sedikit dibanding  Kelurahan lain yang ada di Kecamatan Banjarmasin Utara. 

Dari hasil pendataan petugas lapangan pada Oktober 2011 mencatat 3.508 Kepala Keluarga dengan 13.140 jiwa terdiri dari 6.591 pria dan 6.549 wanita yang berdomisili di Kelurahan Sungai Miai yang terbagi pada 35 RT dan 3 RW.

Sedangkan tingkat pendidikan Kepala Keluarga yang menamatkan SLTA hingga Perguruan Tinggi mencapai 75 persen dari 3.508 KK yang ada.

Dilihat dari tingkat kesejahteraan keluarga, hanya sekitar 5 persen keluarga yang tergolong dalam kelompok Pra Sejahtera (Pra KS) dan sebanyak 36 persen termasuk dalam KS III dan KS III Plus. (Wartabanjar.com/ahmad raihan)

Editor Restu