Ia menambahkan, kehadiran layanan literasi di tengah kegiatan PAAREDI menjadi bentuk sinergi antara penguatan pola asuh keluarga dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kebiasaan membaca.
“Anak-anak yang gemar membaca akan memiliki wawasan yang lebih luas, daya pikir yang lebih kritis, serta kemampuan belajar yang lebih baik. Karena itu, budaya membaca perlu ditanamkan sejak usia dini dengan dukungan keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dispersip Tanah Bumbu, Yulia Rahmadani, turut mendampingi Bunda Literasi Tanah Bumbu saat meninjau aktivitas anak-anak di Perpustakaan Keliling.
Kehadiran layanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses bahan bacaan hingga ke wilayah pedesaan.
Pada kesempatan itu, Tim Verifikasi Lapangan dari TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan juga meninjau langsung layanan Perpustakaan Keliling yang menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap program peningkatan kualitas pengasuhan anak dan remaja di era digital.
Melalui layanan Perpustakaan Keliling, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus berkomitmen menumbuhkan budaya baca di tengah masyarakat sekaligus menciptakan generasi muda yang literat, adaptif, dan siap menghadapi tantangan perkembangan zaman. (Wartabanjar.com/*)
Editor Restu







