Ia menjelaskan, sosialisasi juga mencakup penentuan lokasi penyembelihan yang tepat hingga penanganan limbah pascapemotongan, seperti darah, usus, dan isi jeroan agar tidak mencemari lingkungan.
Menurut Suwandi, apabila proses penyembelihan dilakukan sembarangan tanpa pengelolaan limbah yang baik, dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar, terutama di area fasilitas umum dan lingkungan masjid.
Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai proses penanganan daging setelah penyembelihan, termasuk teknik pembungkusan yang aman agar daging tidak terkontaminasi bakteri sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Tabalong menyampaikan materi tentang Gerakan Bersama Ciptakan Daging ASUH. Sementara materi tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam disampaikan oleh Juru Sembelih Halal Kabupaten Tabalong.
Melalui pembekalan ini, DKP3 Tabalong berharap pelaksanaan penyembelihan hewan kurban pada Iduladha tahun ini dapat berjalan lancar, tertib, aman, dan tidak menimbulkan persoalan pencemaran lingkungan, baik sebelum maupun sesudah proses pemotongan dilakukan. (wartabanjar.com/Suhardi/*).
Editor Restu







