Ia menambahkan kondisi distribusi Biosolar kini juga berangsur normal.
Meski demikian, ia memastikan pengawasan tetap dilakukan untuk mencegah praktik serupa kembali terjadi.
”Bila memang masih ada pungutan, silakan laporkan kepada kami. Kami siap menindaklanjuti selama 24 jam,” tegasnya.
Kondisi tersebut juga diakui seorang sopir angkutan serbuk kayu ulin asal Liang Anggang bernama Roni.
Menurutnya, distribusi Biosolar saat ini jauh lebih lancar dibanding sebelumnya.
“Tadi antre dari jam 8-an, dapat solar aman saja sekarang, tidak ada kesusahan,” ungkapnya.
Roni juga mengaku tidak lagi dimintai biaya parkir liar saat masuk area SPBU.
”Aman aja masuknya gak diminta uang parkir,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Yayu







