Kesempatan menukangi Chelsea akan menjadi momen Cesc Fabregas pulang, sekaligus meningkatkan level karier kepelatihannya.
Akan tetapi, rekan seangkatan Lionel Messi di akademi Barcelona itu tak mau buru-buru mengambil keputusan.
Dengan kontrak yang tersisa dua tahun lagi, Fabregas masih ingin mengembangkan karier bersama Como, dan mengutarakan hasrat bertahan di klub milik Grup Djarum kira-kira untuk satu dekade lagi.
Fabregas lahir di Spanyol pada 4 Mei 1987. Dia merupakan produk akademi sepak bola Soanyol, La Masia Barcelona.
Dia menjadi bintang di Arsenal, kemudian memenangkan gelar bersama Barcelona dan Chelsea berposisi sebagai gelandang serang.
Dia mencatatkan diri pernah bermain di Arsenal (2003–2011) sebagai pemain termuda (16 tahun 177 hari), dan pencetak gol terbanyak untuk klub sekaligus pernah menjadi kapten tim dan memenangkan Piala FA 2005.
Karirnya berlanjut di Barcelona (2011–2014), dan memenangkan gelar La Liga, Copa del Rey, dan Piala Dunia Antarklub FIFA.
Kembali ke Inggris di memperkuat Chelsea (2014–2019), dan memenangkan dua gelar Liga Premier, Piala FA, dan Piala Liga.
Melanjurkan karir di Monaco & Como (2019–2023) dan mengakhiri karier bermainnya bersama AS Monaco dan Como.
Di Timnas Spanyol (2006–2016) Fabregas merupakan generasi emas yang memenangkan Euro 2008, Euro 2012, dan Piala Dunia FIFA 2010, memberikan assist untuk gol kemenangan di final 2010.
Karier manajerial diawali di Como 1907 (2023–Sekarang), dan ditunjuk sebagai pelatih kepala pada Juli 2024, setelah sebelumnya melatih U19 dan bertindak sebagai pelatih sementara. (Wartabanjar.com/mayramlan)







