Tala Education Expo 2026 Resmi Ditutup: Inovasi Karakter dan Kebangkitan UMKM

Di stan tadi ada lomba Badaku, permainan rakyat yang mungkin anak-anak sekarang sudah tidak lagi melakukannya.

“Kita berusaha memperkenalkan kembali bahwa Badaku adalah permainan tradisional kita,” jelasnya.​

Terkait kritikan mengenai fasilitas sekolah, Myrza menyatakan pihaknya sangat terbuka. Ia menegaskan bahwa perbaikan sarana prasarana telah menjadi fokus utama dinas sejak beberapa tahun terakhir.​

“Ada yang menyampaikan jangan hanya omong-omong, tapi cek lapangan. Sebenarnya dari 2025 kami sudah intens melakukan perbaikan sarana sekolah. Kami sangat menerima kritik untuk perbaikan mutu,” tegas Myrza.​

Antusiasme warga terbukti sangat tinggi dengan ribuan orang memadati lokasi. Tak hanya soal pendidikan, acara ini juga membawa berkah ekonomi bagi para pedagang lokal di sekitar area.

​”Hasil survei kami, terdapat 3.500 yang tercatat menghadiri expo ini, bahkan bisa lebih. UMKM sangat berterima kasih dan ingin event seperti ini rutin diadakan untuk meningkatkan ekonomi,” pungkasnya.​

Penutupan berlangsung meriah dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Momentum ini diharapkan menjadi pemacu semangat sekolah di Tanah Laut untuk terus melahirkan terobosan baru setiap tahunnya.(Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu