Selain itu, kehadiran tokoh adat memberikan pandangan terkait nilai-nilai kearifan lokal dalam menjaga stabilitas keamanan.
Sementara peran mahasiswa menjadi representasi aspirasi masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Unsur Forkopimda juga turut memberikan masukan strategis terkait koordinasi lintas sektor dalam menjaga situasi tetap kondusif.
Diharapkan melalui kegiatan penelitian ini, dapat dirumuskan rekomendasi yang komprehensif guna meningkatkan profesionalisme Polri dalam menangani unjuk rasa secara humanis, terukur, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sehingga, tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu. (Wartabanjar.com/*)
Editor Restu







