Operasi ini melibatkan unsur TNI AL, Polairud Polres Banjarmasin, BPBD Kota Banjarmasin, Polsek Pelabuhan, tim Water Rescue, serta dukungan dari kru KM Cemara Nusantara 6.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC) menyampaikan, pencarian difokuskan pada area sekitar titik jatuh korban.
“Tim memanfaatkan teknologi Aqua Eye untuk mendeteksi objek di bawah air, yang nantinya akan ditindaklanjuti dengan penyelaman jika situasi memungkinkan,” ujar Sudayana.
Menurutnya, kondisi cuaca saat ini cukup mendukung, namun arus sungai tetap menjadi perhatian utama mereka karena bisa berubah sewaktu-waktu.
Ia juga mengingatkan pentingnya keselamatan kerja di lingkungan pelabuhan, terutama penggunaan alat pelindung diri seperti jaket pelampung saat beraktivitas di area berisiko.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus melakukan pencarian.
Bahkan, tim gabungan telah memperluas area penyisiran dengan mempertimbangkan arah arus, sembari berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat proses pencarian. (wartabanjar.com/iqnatius)







