“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pak Muslimin atas dedikasi dan kualitas kepemimpinannya di SPPG Panggung. Di bawah arahan beliau, tim mampu menjaga ritme kerja dengan solid, sehingga standar pelayanan gizi kita tetap konsisten dan profesional,” ungkap Suhendarti.
Ia juga mengingatkan agar keharmonisan antar-divisi tetap dijaga secara alami agar tidak ada ego sektoral saat beban kerja meningkat.
Sinkronisasi Kebersihan dan Nilai Spiritual
Sementara itu, Kepala SPPG Panggung, Muslimin Al Ma’arif, S.H., memberikan catatan serius terkait kedisiplinan dan higienitas area dapur.
Ia menegaskan bahwa kebersihan area kerja merupakan manifestasi nyata dari tanggung jawab terhadap standar halal yang kini resmi disandang.
“Disiplin kebersihan adalah bagian dari iman. Karena kita sudah bersertifikat halal, maka standar pengolahan dari bumbu hingga pemorsian harus dijaga ketat. Jangan ada sisa bahan tercecer. Kita harus pastikan dapur ini tetap bersih, rapi, dan berkah,” pesan Muslimin.
Ia juga mengimbau agar para relawan menjaga komunikasi yang baik terkait kehadiran dan kesehatan guna menghindari kendala operasional yang bisa menghambat kualitas layanan di mata masyarakat.
Agenda evaluasi ini diakhiri dengan doa bersama, membawa harapan agar Dapur MBG Panggung terus menjadi teladan dalam pelayanan gizi yang profesional, disiplin, dan religius di Kabupaten Tanah Laut. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: andi akbar







