Di sektor protein hewani, produksi daging ayam mencapai 2,9 juta ton, melebihi kebutuhan 2 juta ton atau surplus 950 ribu ton. Telur ayam juga mencatat surplus 517 ribu ton dari ketersediaan 3,7 juta ton, dengan sebagian kelebihan produksi dimanfaatkan untuk pasar ekspor.
Deputi 1 Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menegaskan capaian ini sebagai bukti nyata komitmen pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional. “Upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan rakyat seperti yang disampaikan Presiden sudah kelihatan nyata datanya,” ujarnya.
Meski demikian, pemerintah masih terus mendorong swasembada untuk komoditas lain yang belum sepenuhnya dipasok dalam negeri, seperti bawang putih, kedelai, serta daging sapi dan kerbau. Dengan tren surplus yang semakin meluas, Indonesia dinilai semakin siap mencapai kemandirian pangan secara menyeluruh, sekaligus memperkuat stabilitas pasokan dan harga di dalam negeri. (Wartabanjar.com/Bakom RI)
Editor: andi akbar







