WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Tanah Laut memastikan pembangunan permanen jembatan di Desa Martadah Baru, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan akan direalisasikan pada tahun anggaran 2026 ini, Kamis (16/04/2026).
Jembatan yang terletak di jalur arah Embung Dwipa Tirto menuju Kantor Desa Martadah Baru tersebut merupakan akses utama warga.
Sejak hancur diterjang banjir, masyarakat harus menggunakan jembatan kayu sementara atau memutar jalan dengan jarak yang cukup jauh.
Baca Juga Diduga Dipicu Dendam Lama, ASN Pemkab Tabalong Ditusuk di Parkiran Pasar Tanjung
Kepala Dinas PUPRP Tanah Laut, H. Syakhril Hadrianadi melalui Kepala Bidang Bina Marga, Dwi Hadi Putra, menjelaskan bahwa rencana awal perbaikan telah mengalami penyesuaian anggaran yang cukup besar akibat kerusakan pascabencana.
“Martadah Baru tahun ini kita kerjakan. Yang ambrol akibat banjir kemarin, kan? Tahun ini. Dulu kami sudah mengusulkan itu untuk diperbaiki sebelum banjir. Itu anggarannya kurang lebih Rp1 miliar,” ungkap Dwi.
Namun, akibat besarnya volume air saat banjir yang menyebabkan struktur jembatan jebol total, pihak dinas akhirnya melakukan pergeseran anggaran untuk menyesuaikan kebutuhan konstruksi yang lebih kokoh.













