Jembatan di Desa Martadah Baru yang Jebol Akibat Banjir Segera Dibangun

“Setelah banjir airnya terlalu tinggi volumenya akhirnya jebol. Akhirnya kami minta lagi pergeseran tambahan anggaran menjadi Rp3 miliar kurang lebih itu. Jadi kami bikin jembatan rangka baja,” jelasnya.

Dalam proyek ini, PUPRP juga menerapkan strategi efisiensi dengan memanfaatkan material jembatan rangka baja hasil bongkaran dari beberapa titik lain yang secara teknis masih dalam kondisi sangat layak untuk digunakan kembali.

Langkah percepatan pembangunan ini diambil demi memulihkan urat nadi ekonomi warga setempat.

Saat ini, tim teknis terus mematangkan persiapan material agar jembatan permanen tersebut dapat segera difungsikan secara maksimal.

“Karena itu masih bagus, tinggal menambah besi-besi yang kurang. Nah, ini sudah kami identifikasi juga. Oke, itu Martadah Baru sudah selesai,” tutupnya. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu