Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyambut positif program ini. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk nyata komitmen membangun sepak bola putri secara berkelanjutan. “Kami ingin memastikan pembinaan dilakukan dari usia dini hingga level elite dengan sistem yang kuat,” ujarnya.
Sambutan Kedutaan Prancis
Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, menyebut agenda ini sebagai awal yang baik. Ia menegaskan bahwa Prancis siap menyambut rombongan Indonesia di Clairefontaine. “Tempat ini telah melahirkan pemain kelas dunia seperti Thierry Henry, Nicolas Anelka, Marcus Thuram, hingga Kylian Mbappe,” katanya.
Kesempatan berlatih di Prancis diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi Garuda Muda Putri. Dengan metode pembinaan berstandar internasional, program ini diharapkan melahirkan lebih banyak talenta perempuan Indonesia yang mampu bersaing di level global. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







